Isi Hati Perempuan

Saatnya Belajar dari Wanita

Demikian salah satu judul bab di buku Happiness Inside karya Gobind Vashdev yang mengajak pembaca untuk belajar dari wanita dalam menghadapi masalah. Gobind memaparkan bahwa secara fisiologis otak wanita lebih kecil dari pria tetapi bekerja 7-8 kali lebih keras. Otak wanita juga memiliki jembatan antara otak kanan dan otak kiri yang disebut Corpus Callosum lebih tebal dibanding pria.

Desain otak demikian membuat wanita istimewa dalam menghadapi masalah, otaknya akan berpikir lebih keras sekaligus lebih lebar karena Corpus Callosum yang tebal membuat wanita mampu menghubungkan satu hal dengan hal yang lain. Intinya wanita memandang permasalahan lebih kompleks.

Tuhan membekali wanita dengan perangkat istimewa pula untuk mengurai kerumitan dalam menyelesaikan masalah, salah satunya adalah keluwesan berbagi masalah.

Wanita berbicara tanpa mengharapkan solusi. Mereka berbicara untuk melepaskan apa yang dirasakan dalam dirinya, dan ini menjadikan wanita lebih ringan menjalani hidupnya.

Lalu, bagaimana jika wanita berada pada masalah pelik tanpa situasi dan kondisi yang memungkinkan dirinya menggunakan perangkat istimewa berbagi masalah? Apa yang bisa terjadi?

Isi Hati Perempuan

judul cerpen kedua di buku Antologi Hitam Putih Perempuan menjadi refleksi pertanyaan saya tersebut di atas. Bagaimana jika perempuan dengan kerumitan berpikirnya tidak memungkinkan menggunakan perangkat istimewa berbagi namun tetap harus keluar menjadi pemenang dalam pertandingan masalah kehidupan? Yuk, kita telusuri bersama di buku kedua!

Pesan Sekarang

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap